Selasa, 26 Mei 2009

Pilot yang Banting Setir



Onno Boots, Regional Managing Director TNT Asia Tenggara dan India


“Pilot adalah hidup saya. Tak ada pekerjaan lain yang saya senangi selain pilot.” Demikian Onno Boots, Regional Managing Director TNT untuk wilayah Asia Tenggara dan India mengawali wawancaranya. Boots adalah lulusan sekolah pilot namun karena sifatnya yang senang berkelana membuat cita-citanya sebagai pilot tak berumur lama. Jiwa mudanya yang ingin mencoba profesi lain. Setelah memutuskan berhenti sebagai pilot Boots bekerja di perusahaan kargo yang kemudian diakuisisi TNT. Saat bergabung dengan TNT, Boots adalah karyawan termuda. Usianya menginjak 24 tahun, lelaki yang ambisius dan pekerja keras ini sudah memegang posisi sebagai depot general manager TNT di Amsterdam. Ketika ditantang bosnya untuk memegang TNT di tiga negara yakni Belgia, Belanda, Luxemburg Boots tak bergeming. Ia mengambil tantangan itu dan membuktikan, TNT di tangannya menjadi perusahaan penyedia jasa layanan pengiriman terdepan. Sukses di pasar Eropa, Boots melirik Asia sebagai target pasar TNT selanjutnya. Asia menurutnya memiliki prospek pasar yang bisa diandalkan. Seumpama manusia, Asia adalah remaja yang baru tumbuh berkembang. Memiliki potensi besar jika pasar digarap dengan baik. Berikut wawancara Kustiah dengan Boots beberapa waktu lalu.

Sudah berapa lama Anda bergabung dengan TNT?


Dua puluh satu tahun. Umur saya saat ini 44 tahun. Ini berarti hampir separuh perjalanan hidup saya habiskan bekerja di TNT. Awal karir saya sebagai seorang pilot. Setelah lulus sekolah penerbangan saya meniti karir untuk menjadi seorang pilot. Sepertinya profesi pilot akan menjadi jalan hidup saya. Suatu hari berfikir tentang profesi lain. Sepertinya setelah bertahun-tahun menjalani profesi tersebut ternyata saya tidak menikmati profesi sebagai pilot. Lalu saya memutuskan keluar dari profesi ini. Namun tetap masih berkaitan dengan masalah airlines. Saya memutuskan untuk bekerja pada Carolux Airlines International yang kemudian diakuisisi oleh TNT. Di sinilah saya mulai bergabung dengan TNT. Saat itu usia saya masih muda dengan pengalaman di industri yang masih terkait dengan jasa pengiriman.

Kenapa Anda memilih Asia untuk mengembangkan TNT?


Begini. Saya melihat Asia adalah pasar besar yang potensial dan mempunyai masa depan. Karena itu saya mengajukan permintaan ke atasan saya untuk diberi tugas menggarap pasar Asia. Saya memandang Asia adalah pasar nyata yang akan memberikan keuntungan bisnis besar. Kita lihat Amerika Serikat di masa lalu adalah Negara yang mendominasi kekuatan ekonomi dunia. Dan sampai saat ini masih memiliki kekuatan ekonomi yang cukup signifikan. Tapi saya yakin Asia di masa yang akan datang juga memiliki ekonomi yang kuat.

Tantangan apa yang Anda dapatkan selama bekerja di TNT?


Pertama bergabung dengan TNT saya mendapat posisi sebagai depot general manager di Amsterdam. Bertugas mengelola gudang atau loko depot di Amsterdam. Lalu bos saya menantang saya untuk menjadi director sales marketing di Belanda, Luxemburg, Belgia. Saya tak kuasa menolaknya dan selama empat tahun saya menjalani posisi itu. Posisi ini nampaknya tidak membuat saya puas. Sampai suatu hari saya melihat bos saya yang menjabat sebagai country managing director. Seperti diri saya tertantang untuk menjabat posisi tersebut. Jujur saya akui bahwa saya adalah lelaki yang penuh ambisi dan selalu mengejar posisi yang menantang. Melihat jabatan country managing director saya berfikir bahwa saya pasti bisa mendapatkannya. Usia saya masih muda dan punya kemampuan untuk menggapai masa depan. Saya hanya membutuhkan waktu untuk bisa seperti dia. Akan saya buktikan bahwa suatu hari saya akan berada di posisi itu. Karena itu saya memutuskan untuk tidak hanya di Amsterdam dan bergabung dengan bos saya di divisi kantor pusat di Belanda supaya bisa membangun relasi bisnis di lingkup internasional. Selama 18 tahun saya di posisi ini sebelum akhirnya ke kantor pusat TNT wilayah Asia di Singapura pada tahun 2007. Bergabung bersama divisi kantor pusat di Belanda selama hampir 18 menurut saya sudah cukup untuk mengembangkan pengalaman di luar Eropa. Delapan tahun sebelum datang ke Asia saya menjabat sebagai direktur global account management yang bertanggung jawab dalam mengawasi pertumbuhan global account TNT di seluruh dunia seperti IBM, Siemen, Nokia, Lenovo.

Anda optimis target pertumbuhan TNT tahun ini 20% bisa tercapai sekalipun krisis masih terasa hingga saat ini?


Anda tahu TNT adalah perusahaan jasa pelayanan pengiriman. Kalau anda paham anatomi bisnisnya perusahaan yang bergerak di jasa pengiriman biasanya tidak terlalu menghadapi kendala berarti sekalipun krisis global menerpa hampir seluruh negara. Kami juga telah membuat berbagai skenario alternatif untuk menghadapi berbagai kemungkinan. Tentu perbaikan di sana-sini juga harus dilakukan. Seperti bagaimana meningkatkan perbaikan pelayanan ke konsumen. Selalu merespons keluhan konsumen dan segera mencari solusi tepat. Hal seperti ini yang kita lakukan guna mengembangkan bisnis jasa.

Langkah apa saja yang dilakukan TNT untuk menghadapi krisis global?

TNT adalah perusahaan terdepan di bidang jasa pelayanan pengiriman di Eropa. TNT telah memiliki jaringan di Eropa. Kita sendiri pun telah memiliki truk, mengoperasikan Boeing 747-400 ke Asia sejak Juli tahun lalu. Selain itu TNT juga memiliki strategi bagus untuk menghadapi krisis. Dengan meminimalkan ongkos pengiriman. Dan tetap fokus pada perbaikan pelayanan pelanggan. Yang terpenting adalah perbaikan pelayanan selalu dilakukan sehingga pasar kita akan terus meningkat. Krisis global tidak akan berdampak signifikan terhadap bisnis jasa pelayanan pengiriman barang selama masih ada perputaran bisnis di masyarakat.

Bagaimana dengan pasar di Negara Asia?


Asia memiliki populasi yang paling besar. Kita bisa lihat China dan India. Dua negara ini adalah negara yang memiliki populasi penduduk paling banyak. Dengan perkembangan yang terjadi saya yakin Asia berpeluang besar. Untuk saat ini mungkin masih menjadi negara berkembang, namun dengan berbagai perbaikan dan pertumbuhan ekonomi yang terjadi saya melihat potensi negara Asia tak akan kalah dengan negara Eropa.Jadi saya begitu yakin dengan perkembangan bisnis di Asia. Kalau di Eropa market-nya sudah dewasa, sementara pasar di Asia dalam tahap pertumbuhan. Tahun lalu TNT tumbuh sebanyak 25 persen di Asia. Meskipun tidak semua pasar asia bagus. China, misalnya, merupakan negara Asia yang paling jeblok pasarnya bagi TNT. China memiliki populasi penduduk yang paling tinggi di Asia. Namun kebijakan ekonomi pemerintahan China yang mengekspor sebanyak 95 persen barang produksinya, tak banyak menggunakan jasa pelayanan pengiriman kami. Hasil produksi pabrik di China banyak yang diekspor ke negara barat. Hasil produksi pabrik di China di waktu lalu dinilai berbagai negara memiliki kualitas buruk. Hal itu mengakibatkan permintaan menurun dan pabrik menghentikan produksinya. Buruh-buruh pabrik banyak kehilangan pekerjaan akibatnya pendapatan juga terhenti. Itu yang membuat pasar TNT di China tidak berjalan baik.

Bagaimana dengan pasar Indonesia?


Indonesia merupakan pasar yang paling prospektif di Asia. Di Indonesia TNT mengalami pertumbuhan lebih cepat ketimbang negara lain yakni sekitar 26-27 persen. Untuk saat ini masih Indonesia yang memiliki pasar dengan pertumbuhan paling cepat ketimbang negara Asia lainnya. Karenanya kami berani menambah investasi kami tahun ini sebesar
US$100 juta. Kita akan melakukan investasi berangsur-angsur. Dengan investasi sebesar itu, TNT berharap perputaran uang juga terjadi di Indonesia. Secara otomatis masyarakat Indonesia akan ikut merasakan perputaran investasi kami. Selain kapital kami juga ikut membantu mengurangi pengangguran di Indonesia.. TNT Indonesia memiliki karyawan sebanyak 600 orang di seluruh Indonesia.. Memberikan pelatihan agar sumber daya manusia (SDM) Indonesia meningkat. Kita memiliki bisnis yang prospektif dengan manajemen yang bagus. Harapan saya adalah TNT di Indonesia dapat mengimplementasikan strateginya dengan baik. Karena kita sudah mempersiapkan bisnis ini dengan baik. Jadi saya tak perlu khawatir jika TNT di Indonesia akan bangkrut.

Apakah krisis kali ini merupakan pengalaman pertama dalam karier Anda selama bergabung dengan TNT?

Tidak. Sebelumnya saya pernah mengalami masa krisis. Pertama kali dalam karier saya di TNT yakni krisis Eropa di tahun 1980-an. Hanya saja krisis Eropa waktu itu dan krisis saat ini berbeda. Kalau krisis Eropa saat itu permintaan TNT tidak ada, padahal keuangannya sangat siap. Sedangkan krisis yang terjadi saat ini adalah permintaan melimpah, namun karena krisis global mendera kondisi keuangan masyarakat menurun. Namun TNT tetap optimistis bahwa krisis ini tidak akan berlangsung lama dan akan kembali tumbuh. Tanda-tandanya mulai kelihatan sekarang.

Korban Intervensi Politik

Krisis Bank Sentral Islandia (Dimuat di Majalah Stabilitas, Edisi 39/Februari 2009)

Kustiah

Tahun-tahun sebelumnya Islandia adalah negara yang telah menikmati pertumbuhan ekonomi dan sistem perbankan yang berkembang pesat. Masyarakat hampir tak menemui kendala berarti.
Pada 2007, Islandia masuk urutan paling atas dalam Indeks Pembangunan Manusia yang dikeluarkan oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Islandia juga dinobatkan sebagai salah satu dari 10 negara dengan indeks ekonomi terbaik oleh Fraser Institut dan Heritage Foundation. Cato Istitute, lembaga donor nirlaba yang ada di Washington DC bahkan memuji Islandia sebagai negara yang berhasil menerapkan swastanisasi perbankan, biaya cukai rendah bagi pemodal, pengurangan belanja negara, inflasi terkendalo, kebebasan bank sentral, dan kurs devisa bebas.

Islandia juga terkenal sebagai negara paling sukses dalam mengembangkan produk keuangan offshore dengan mengandalkan suku bunga tinggi dan regulasi yang yang longgar. Salah satu penggerak perekonomian Islandia adalah turisme. Turisme yang dikembangkan adalah kelautan dengan perburuan ikan paus dan lumba-lumba yang sangat terkenal. Padahal kegiatan ini sangat dilarang oleh dunia internasional maupun Eropa. Namun nampaknya Islandia, yang juga angggota Uni Eropa, tak menggubrisnya. “Untuk negara kecil, Islandia penuh dengan kontradiktif” tulis The Economist edisi 22 Januari 2009.

Tapi nampaknya krisis global membawa cerita lain tentang perekonomian negara yang baru merdeka dari Denmark pada 1944 ini. Kejayaan perekonomian dan perbankan Islandia tidak lagi berada di posisi puncak. Terpaan badai krisis ekonomi yang hampir melanda sebagian besar negara belahan dunia menyeret perekonomian Islandia ke jurang kehancuran. Longgarnya regulasi di sektor keuangan dan tingginya suku bunga bank membuat negara ini begitu ringkih dalam menghadang badai krisis. “
Islandia yang mempunyai penduduk sebesar 320 ribu ini adalah negara pertama yang menyatakan bangkrut selama krisis keuangan global 2008. Pemerintahannya gagal melakukan penyelamatan (bailout) terhadap tiga bank terkemuka miliknya. Ketiga bank tersebut memiliki utang luar negeri sebanyak USD60 miliar, enam kali lipat dari pengeluran tahunan Islandia.

Pemerintah meminta bantuan Dana Moneter Internasional (IMF) serta negara-negara lain sebesar USD10 miliar untuk mengurangi kepailitan tersebut. Namun sekalipun tak keberatan dengan jumlah itu, nampaknya IMF mempunyai pesan dibalik pinjaman itu. IMF, seperti yang ditulis The Telegraph.com 19 November 2008, meminta agar pemerintah Islandia menggabungkan bank sentral dengan otoritas keuangan. Beban warga Islandia semakin bertambah berat, pinjaman dalam euro dan dollar harus dikembalikan sementara mata uang nasional krona terjun bebas.

Sebelum krisis menghantam, kisruh kepemimpinan lebih dulu mengawali gonjang-ganjing Islandia. Geir Haarde, Perdana Menteri Islandia yang juga Ketua Partai Independen, akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya pada 1 Februari 2009. Perekonomian Islandia semakin tak menentu ketika David Oddsson, Gubernur Bank Sentral Islandia (Lansbanki) dipecat. Gubernur bank sentral yang juga merupakan mantan perdana menteri Islandia itu diduga menjadi salah satu pemain kunci yang membuat perekonomian Islandia terjungkal.

Sekadar mengingatkan sebelum menjabat sebagai perdana menteri menggantikan Halldor Asgrimsson tahun 2006 lalu, Haarde adalah seorang ekonom Bank Sentral. Sedang Odsson adalah mantan perdana menteri dan menteri luar negeri yang menjabat sebagai gubernur bank sentral.
Meski tak sepenuhnya benar, karena struktur perekonomian Islandia yang bersandar pada industri keuangan yang begitu tergantung pada pasar keuangan dunia, namun David Oddson dinilai punya peran penting dalam meliberalkan bank sentral. Bahkan saat di bawah kekuasaanyalah Bank Sentral Islandia menjadi begitu liberal dalam menentukan suku bunga. Hal ini terlihat dengan suku bunga bank sentral yang tidak pernah di bawah dua digit sejak April 2006.

Kebijakan moneter yang membiarkan suku bunga tinggi mendorong tingkat inflasi tinggi pula. Lihat saja angka inflasi Islandia yang sejak pertengahan 2004 selalau di atas angka target inflasi (2,2%). Sejak itu angka inflasi tersebut selalu membumbung naik terus. Sekalipun sempat mengalami penurunan pada pertengahan Juni 2007 mencapai 3% namun menanjak kembali dengan tajam hingga mencapai 16,7% pada November 2008.
Di Islandia jabatan gubernur bank sentral seperti menjadi “komoditi“ politik yang dinilai strategis. Pergantian gubernur bank sentral dan perdana menteri silih berganti. Jabatan gubernur bank sentral kerap diisi mantan perdana menteri begitu juga jabatan perdana menteri seringkali disi oleh mantan gubernur bank sentral. Gubernur bank sentral kerap diberhentikan oleh perdana menteri yang notabenenya sering orang separtai. Ini menandakan bahwa bank sentral menjadi komoditi politik penguasa. Akibatnya bank sentral tidak independen terhadap kepentingan pemerintah. Namun secara hukum hal ini dibenarkan karena peraturan (undang-undang) di Islandia memang membolehkan gubernur bank sentral diberhentikan oleh perdana menteri.

Berbagai laporan menunjukkan bahwa independensi bank sentral berkaitan dengan tingkat inflasi dan perekonomian bangsa. Nagara yang mempunyai bank sentral independen relitif lebih bisa mengkontrol inflasi dalam jangka panjang. Salah satu kajian yang terkenal adalah yang dilakukan oleh Cukerman pada 2004. Menurutnya, secara teoritis tuntutan independensi bank sentral terkait dengan bias dalam menilai inflasi oleh pengendali moneter. Hal ini dikarenakan kebijakan moneter tidak berada di satu tangan. Selain secara teoritis Cukerman juga melihat secara empiris. Dalam kenyataanya kemelut politik sering berujung pada mundurnya (dimundurkan) gubernur bank sentral. Tugas-tugas pengendalian moneter dan harmonisasi kebijakan ekonomi dengan pemerintah pasti terganggu. Karenanya agar guncangan politik tak menggangu kinerja ekonomi maka salah satu caranya ada;ah dengan membuat bank sentral menjadi independen.

Dalam kaitan dengan Bank Sentral Islandia, pemecatan Oddson tak lepas dari intervensi politik Johanna Sigudardottir, Perdana Menteri Islandia pengganti Haarde. Dalam pernyataannya di televisi Islandia Rikisutvarpio (RUV) Oddsson menuding Perdana Menteri Johanna sengaja ingin menjatuhkan jabatannya demi kelangsungan kekuasaan Johanna. Menurut Oddsson, usahanya sudah maksimal dalam menjaga perekonomian islandia agar tidak terpuruk lebih dalam. Sebagai gubernur bank sentral ia telah memperingatkan pada akhir musim semi 2007 agar pemerintah dan bank komersial lain untuk mengerem hasrat bisnisnya dan menurunkan kebutuhan mereka sebanyak-banyaknya.

Jalan Panjang Landsbanki

Kustiah

Parlemen Islandia mengesahkan Undang-Undang Perbankan No 5 Tahun 2009 hasil amandemen dari Undang-Undang Perbankan No 36 Tahun 2001 bulan lalu (26/2). Undang-undang perbankan terbaru ini mengatur penunjukan satu gubernur bank sentral sementara dan satu deputi gubernur bank sentral sementara. Amandemen ini sebagai tindakan atas pemecatan David Oddsson dari jabatannya sebagai gubernur bank sentral Islandia. Keputusan kebijakan moneter bank sentral akan diambil alih oleh Komite Kebijakan Moneter. Namun ini masih menjadi perdebatan, versi lain menyebutkan direksi bank akan diambil oleh gubernur bank sentral.

Bulan Mei 2001, Undang-undang Perbankan dibuat. Isi utama yang terkandung dalam undang-undang baru ini adalah “Kebijakan moneter dilakukan hanya untuk membuat harga tetap stabil. Dengan persetujuan Perdana Menteri, bank sentral memiliki otoritas untuk mengadopsi target inflasi sebagai kerangka untuk melakukan kebijakan moneter. Inflasi ditargetkan terjadi di bulan Maret 27 tahun 2001 melalui deklarasi oleh bank sentral dengan pemerintah. Dengan Undang-undang, bank senntral akan mempromosikan program lainnya, seperti sebuah sistem keuangan yang aman dan efisien, termasuk sistem pembayaran, atau tugas lainnya yang berkaitan dengan bank sentral.

Otoritas membuat kebijakan moneter adalah hak dewan yang terdiri dari tiga gubernur bank sentral. Mereka akan ditunjuk oleh perdana menteri selama tujuh tahun dan kemungkinan akan dilakukan pengangkatan kembali untuk kedua kalinya.
Terlepas dari kontroversi di atas Undang-undang perbankan terbaru akan menghapus dewan gubernur bank sentral Islandia bersamaan dengan tiga dewan gubernur dan pimpinan dewan gubernur. Dalam Undang-undang terbaru juga menyatakan tentang penunjukan Svein Harald Oygard sebagi gubernur sementara dan ArnĂ³r Sighvatsson sebagai ketua ekonom bank sentral sementara.

Islandia memiliki sejarah panjang terkait kebanksentralannya. Perkembangan sistem keuangan Islandia tidak lepas dari evolusi ekonomi dan politik masyarakat miskin kota dari ketergantungan terhadap Danish Crown. Pemerintah berinisiatif mengembangkan perbankan Islandia. Bank pertama yang didirikan adalah Landsbanki Islands (Bank Nasional Islandia di tahun 1885. Bank mulai menerima pemodal dengan surat-surat berharga yang bebas ditukar ke Danish Crowns. Bank kedua, Islandsbanki (Bank Islandia) adalah perusahaan pribadi dengan Danish Crowns sebagai investornya.

Pengembangan bisnis bank dimulai tahun 1904 dan dioperasikan di bawah lembaga istimewa yang memperbolehkan pembayaran utang dengan emas. Setelah menjadi negara kedaulatan di tahun 1918, politikus menentang pinjaman bank ke luar negeri.
Kebijakan moneter tidak berjalan lancar setelah perang terjadi. Landsbanki menawarkan utang pada tahun 1927, sama halnya bank komersial dengan penguasaan pasar (market share) lebih dari separuh deposito di bank. Langkah penting yang diambil untuk mengubah situasi di tahun 1951 ketika pos-pos keuangan dibekukan dan dilikuidasi.

Tahun 1961 langkah akhir diambil untuk menentukan otonomisasi Landsbanki sebagai bank sentral. Pada tahun inilah perbankaan Islandia berkembang. Bank sentral Islandia didirikan di bawah Undang-undang Parlemen pada bulan April 1961.
Dengan hasil keputusan menunjuk dewan gubernur dengan tiga anggota untuk mengendalikan bnak sentral Islandia. Alpingi (parlemen Islandia) juga memilih tujuh dewan pengawas.

Meski secara formal independen bank sentral tetap membutuhkan payung hukum untuk mendukung kebijakan ekonomi.pemerintah. Hal ini dimaksudkan karena bank waktu itu tidak dapat keputusan untuk membuat perubahan penting seperti menurunkan suku bunga, yang biasanya dilakukan oleh pemerintah.

Selama enam puluh tahun tidak ada masalah berat yang muncul saat bank dan pemerintah berkoordinasi. Perubahan terjadi saat inflasi di tahun 70-an, dimulai dengan krisis minyak, dan kebijakan moneter semakin menambah ketegangan. Tingkat bunga, melalui kebijakan pemerintah, adalah upaya untuk menjaga inflasi yang berangsur turun.
Perubahan radikal dalam kebijakan moneter tidak diambil sampai 1981 ketika langkah pertama diambil untuk meregulasi suku bunga. Dua tahun kemudian,1986, Undang-undag Perbankan direvisi, menghilankan peran bank untuk melakukan regulasi suku bunga bank komersial dan bank tempat menabung. Undang-undang Perbankan tahun 1986 semakin menguatkan posisi Inpektorat Perbankan Bank Sentrla, departemen pengawas yang juga bertanggung jawab melakukan pengawasan terhadap institusi keuangan non-perbankan.

Jumat, 06 Maret 2009

Yoga untuk Keseimbangan Tubuh

Oleh: Kustiah

Yoga bukan sekadar olah tubuh. Ada proses penyelarasan fisik dan spiritual di dalamnya.

Ketika pikiran dan tubuh Anda tidak lagi mampu berkomunikasi dengan baik, waspadalah. Karena jika diabaikan, hal itu dapat menurunkan kualitas dan produktivitas kerja. Ketidaksinkronan pikiran dan tubuh juga dapat menyebabkan stress yang kemudian berpengaruh pada ketahanan tubuh. Jika tubuh tak lagi bugar besar kemungkinan penyakit akan mudah datang.

Lebih dari itu, segera cari solusi. Salah satu di antaraya adalah dengan beryoga. Yoga berkembang di India kuno sejak 3000 SM lalu, berasal dari bahasa sansekerta kuno yuj yang berarti penyatuan (union), yakni penyatuan antara atman dan brahman (yang maha kuasa). Yoga dipercaya dapat memberikan efek positif untuk mengenal tubuh dan Tuhanya.

Ada beberapa macam aliran yoga; Jnana yoga, karma yoga, bhakti yoga, yantra yoga, tantra yoga, mantra yoga, kundailini yoga, hatha yoga, raja yoga,dan masih banyak lagi.Pemilihan aliran yoga ditentukan faktor kebutuhan dan tingkat level.

Di Indonesia aliran yoga yang lebih banyak diminati adalah hatta yoga. Aliran ini menekankan pentingnya pernapasan untuk mengendalikan tubuh, pikiran,dan jiwa.

Berbeda dengan olahraga lain yang mementingkan kesehatan dan kebugaran fisik, yoga menciptakan kesinambungan mental, pikiran, dan tubuh. Karena bukan merupakan olahraga kompetisi, yoga tidak dilakukan dengan latihan keras. Dan seperti dikemukakan pembawa acara radio dan host program TV Shahnaz Haque, berlatih yoga lebih baik dengan kesadaran, bukan dengan keterpaksaan atau karena ada tekanan.

Ibu tiga anak ini menekuni yoga di Selebrity Gym sejak dua tahun lalu. Tentu ada instruktur yoga yang memandunya. Dari pengenalan yoga itulah Shahnaz mengaku memperoleh banyak manfaat. “Banyak manfaat yang bisa didapat dari olahraga yoga. Selain tubuh sehat, jiwa dan pikiran kita jadi tenang,” kata Shahnaz kepada Stabilitas.

Shahnaz memaparkan, Yoga memiliki tiga komponen yakni napas, pikiran, dan tubuh. Dan yang terpenting adalah fokus. Misal, saat beryoga pikiran kita ternyata tidak fokus, maka proses yoga dapat dikatakan gagal. “Jadi dari ketiga komponen ini yang paling penting adalah fokus,” tegas Shahnaz.

Lalu bagaimana respons Shahnaz terkait fatwa haram yoga yang dikeluarkan MUI? “Saya bisa memaklumi itu. Karena dalam ritualnya ada mantra yang harus dibaca dan didalami. Tapi bagi saya yoga tetaplah sebuah olahraga yang menyehatkan dan menenangkan pikiran. Jadi untuk ritual lain saya tidak menafsirkan itu sebagai sesuatu yang harus saya yakini. Olahraga ya olahraga,” kata Shahnaz istri penggebug drum Gilang Ramadhan..

Shahnaz mengakui, setelah ikut yoga dirinya memiliki cara pandang berbeda dalam menghadapi dan memecahkan sebuah persoalan. Manfaat lainnya tubuh menjadi lentur, sehat, dan antara jiwa raga seimbang.

Menurut Moni, instruktur sekaligus owner Bikramyogajakarta, jumlah peminat yoga dari tahun ke tahun semakin bertambah. Studio yoga yang didirikan pada tahun 2005 ini memiliki yoga kurang lebih 4.000 hingga 5.000 peserta dari berbagai kalangan dan usia.

Studio yang dikelola Moni ini hanya fokus menerapkan 26 aliran yang dilakukan dalam suhu panas 42 derajat Celsius. Menurut Moni, studio yoga yang dikelolanya tidak profit oriented. “Ada kebahagiaan tersendiri ketika ada seseorang yang datang untuk melakukan perubahan. Jadi tidak semata-mata mencari keuntungan bisnis sebanyak-banyaknya” ujar Moni.

Banyak alasan orang berlatih yoga. Ada yang ingin hidup sehat, menurunkan berat badan, membentuk tubuh, menghilangkan gangguan kesehatan seperti stress, susah fokus, dan susah tidur.

Menurut Pujiastuti Sindu, master yoga yang mukim di Bandung dan pendiri klab yoga di Bandung Yoga Leaf, olahraga ini memberikan segudang manfaat. Jika ingin mendapatkan ketenangan pikiran dan kesehatan mental, beryoga adalah keputusan paling tepat. Kombinasi gerakan, pengaturan napas, dan konsentrasi dapat melahirkan energi positif dan mengalirkannya ke dalam tubuh.

Dalam bukunya Hidup Sehat dan Seimbang dengan Yoga, Uji- demikian ia biasa dipanggil- mengatakan yoga bisa menjadi panduan menuju hidup sehat, damai, emosi seimbang, dan kebahagiaan. “Jika ingin memiliki hidup berkualitas kita harus bisa menyeimbangkan antara mental, pikiran, dan tubuh” kata Uji.

Peta Baru Amerika

(The Pentagon’s New Map)

Oleh: Kustiah

Siapa sangka negara adidaya yang memiliki pertahanan pemerintahan yang tak tertandingi bisa teperdaya oleh teroris? Salah satu gedung kebanggaan Amerika —Pentagon- runtuh hanya dalam hitungan waktu 30 menit oleh bom yang diledakkan teroris lewat sebuah pesawat jet. Peristiwa 11 September itu cukup mengejutkan dan meninggalkan trauma mendalam bagi masyarakat Amerika. Pasca peristiwa tersebut berbagai upaya dilakukan Amerika baik dengan memperketat keamanan ataupun mengecam terorisme dan mem-blow up isu-isu tersebut ke seluruh dunia.

The Pentagon’s New Map menyajikan informasi penting dengan perspektif yang berbeda. Pisau analisis Thomas PM Barnett cukup tajam untuk membedah apa saja titik kelemahan Amerika dalam menerapkan strategi keamanan dan pertahanan Amerika. Barnett mengulas Amerika dengan cermat. Tak hanya itu, Barnett cukup berani mengkritik pemimipin negara karena langkah politik. yang diambil salah.

The Pentagon's New Map merupakan buku yang paling banyak dibicarakan di tahun 2004.
“Penggabungan luar biasa antara konsep Tom Friedman tentang globalisasi dan Carl von Clausewitz tentang perang. Buku ini cukup berani mengkritik pemimpin negara yang sedang berkuasa” tulis David Ignatius di The Washington Post.

Hal penting yang perlu digarisbawahi dari buku ini adalah upaya keras menerapkan strategi jitu Amerika di abad dua puluh satu. Sebuah buku yang menghadirkan gagasan cerdas, Barnett menamai globalisasi di mana negara sebagai penyumbang sejarah dan menjelaskan perlunya pengarusutamaan informasi untuk memperketat keamanan tidak hanya di negara Amerika tapi juga negara di dunia.

Sebagai seorang professor dan analis senior di US Naval War College, Barnett tidak asing dengan budaya kerja Pentagon dan Departemen Dalam Negeri (keduanya memercayai Barnett sebagai peneliti di lembaga pemerintahan tersebut) .

Buku ini memang layak dijadikan referensi untuk mengubah peta perpolitikan dan pertahanan Amerika menghadapi abad baru selanjutnya. Tentu mengubah dan membenahi strategi negara tidak seperti membalik telapak tangan. Butuh analisis dan membaca peta lebih saksama. Dan tidak ada kata terlambat bagi Amerika untuk memulai. Tidak hanya penting bagi Amerika, konsep dalam buku Barnett ini cocok diaplikasikan di seluruh negara di dunia.

Barnett berpendapat teroris dan globalisasi telah diterapkan dari dulu untuk mengakhiri perang 30 tahun di Eropa yang terjadi 400 tahun lalu [Thirty Year’s War (1618–1648) merupakan salah satu perang paling berbahaya dalam sejarah Eropa).


Gagasan Barnett merupakan tantangan bagi Amerika untuk terus membenahi strategi keamanannya. Waspada dan menyusun rencana baru merupakan langkah penting. Jika saat ini aman, bisa jadi esok ada serangan. Sebab bom waktu bisa meledak di suatu waktu, hanya persoalan waktu dan kesempatan yang menunggu.

Barnett menulisnya dengan gaya dialogis. Di samping bahasannya yang proporsioanal karya Barnett ini juga sangat jelas, dengan struktur bahasa yang kuat.

Kesehariannya Barnet bekerja sebagai penasihat di sekretariat departemen pertahanan Amerika selain seorang analis, editor Esquire, dan penulis kolom mingguan di The Scripps Howard News Service. Barnett mendapatkan gelar doktor dalam bidang ilmu politik di Harvard University.


***********

Amerika Pasca-Bush

(Great Powers: America and the World After Bush)

Oleh: Kustiah

Apa yang terjadi setelah Bush tak lagi menjabat sebagai presiden? Apakah Amerika akan tetap dingin terhadap negara-negara lain di dunia atau sebaliknya?
Setelah pelantikan Barrack Hussain Obama sebagai presiden Amerika 20 Januari lalu, banyak masyarakat dunia baik sahabat maupun musuh Amerika menaruh harapan besar. Harapan akan terciptanya kedamaian dunia dan kebijakan Amerika yang berpihak pada kepentingan dunia.

Pemerintahan Bush memang tak hanya meninggalkan setitik nila bagi negaranya dan negara-negara lainnya. Tapi juga telah meresahkan masyarakat luas terkait pilihan dan keputusannya yang kontroversial.

Tengok saja peristiwa Irak. Pasukan Amerika dikerahkan dan intimidasi tak henti-hentinya dilakukan untuk membuat Saddam mengaku dan jera. Dan keputusan diambil, Saddam harus segera dipenggal dengan alasan telah menyimpan senjata pemusnah massal yang membahayakan dan pada rezimnya telah melakukan pembunuhan massal.

Peristiwa lainnya adalah tuduhan Amerika terhadap Iran tentang nuklir. Amerika khawatir Iran telah menyimpan dan mengembangkan teknologi nuklir.
Ahmadinejad, presiden Iran yang dikenal teguh dengan prinsip dan ideologinya ini keukeh menyatakan, bahwa Iran memiliki hak untuk mengatur negaranya sendiri tanpa campur tangan Amerika.

Kasus Irak adalah salah satu dari lusinan persoalan yang sedang dihadapi pemerintahan Bush. Namun terlepas dari semua itu, invasi AS ke Irak lebih membahayakan perdamaian dunia dan stabilitas global daripada program nuklir Iran. Bahkan perekonomian Amerika yang semakin terpuruk lebih mengkhawatirkan masyarakat Amerika sendiri.

Bush dikenal manusia bertangan besi. Dia mengadopsi ideologi ayahnya, Goege Bush, “bergabung menjadi kawan atau lawan”, menerapkan kebijakan yang banyak tidak menguntungkan negara dunia ketimbang menguntungkan.

Great Powers: America and the World After Bush, buah karya Thomas PM Barnett
memberikan analisisnya yang berani tentang pemerintahan Bush.
Analis Amerikanis ini dikenal sebagai orang yang optimistis.
Meski negara luas telah mengecam berbagai kebijakan Bush, baginya tak ada yang tak bisa dibenahi.
Penggabungan yang luar biasa tentang globalisasi dan segala tantangan yang akan dihadapi pasca-Bush membuat buku ini menarik untuk dibaca.

Barnett punya alasan, bahwa selama Amerika mau belajar dari masa lampau, tidak mungkin negara superpower ini tidak kembali berjaya dan menjadi kiblat dunia.

“Kita adalah simbol manusia modern,” kata Barnett dalam bukunya tantang apa yang seharusnya kita lakukan dalam menghadapi era globalisai. Ia mengevaluasi kegagalan pemerintahan Bush, menawarkan preskripsi untuk membenahi atau melakukan pembelaan bahwa sampai saat ini Amerika tidak melakukan sesuatu apa pun yang benar dan membiarkan semua ide menguap.

Bab pertama buku ini Batnett memulainya dengan celaan “The Seven Deadly Sins of Bush-Cheney”. Dan pembaca akan lebih terpikat lagi dengan ide brilian Barnett pada bab-bab selanjutnya.
Barnett juga menyarankan tak ada salahnya Amerika berkaca dan belajar dari kesuksesan China dalam menghadapi krisis dan mendongkarak sistem perekonomiannya yang pernah terpuruk. Maka, kita tunggu perubahan apa yang akan terjadi pasca-pemerintahan Bush.

Selasa, 24 Februari 2009


Sosok

Permintaan Aneh

Saat ditanya apa pengalaman mengesankan saat manggung, Waljinah tertawa renyah.
“Jadi gini,” kata Waljinah. “Selesai manggung saya duduk sebentar untuk istirahat. Nah, waktu itu ada ibu hamil datang ke saya minta perutnya dielus-elus. Lalu saya tanya, kenapa minta saya elus? Katanya kalau nanti anaknya lahir suaranya biar kayak saya,” lanjutnya terkekeh saat mengisi acara diskusi “Langgam Keroncong Riwayatmu Dulu, Langgam Campursari Riwayatmu Kini” di Jln Veteran Minggu kemarin.

Bagi Waljinah, selama permintaan penonton nggak neko-neko akan ia turuti. Maestro langgam campursari yang biasa dikenal dengan Walang Kekek-nya ini bahkan merasa senang jika bisa mengabulkannya.

Tidak sampai di situ saja. Ada pengalamn lain yang membuat ia geli. Pernah ada penonton datang padanya minta diludahi. Pasalnya waktu itu penontonnya sedang sakit, siapa tahu ludah Waljinah manjur. Ada-ada saja. Kustiah
Kalau Anda Ambeien
Kustiah
Kustiah@jurnas.com

Ambeien bisa berakibat anemia, mengabaikannya bukan tindakan bijaksana.

Duduk memang memberikan kenikmatan tersendiri. Apalagi dikakukan setelah beraktivitas di luar ruangan. Tentu duduk merupakan obat mujarab untuk menghilangkan rasa lelah. Dan awam mengenal duduk berlama-lama sebagai salah satu penyebab penyakit ambeien.

Akan tetapi pendapat tersebut dibantah Aru Sudoyo, dokter ahli penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI/RSCM). "Ambeien terjadi akibat pembuluh darah vena di permukaan rektum (dubur) melebar yang disebut ambeien. Mirip terjadinya pelebaran pembuluh darah di tungkai atau biasa kita sebut varises," katanya menjelaskan.

Hemoroid atau ambeien berasal dari dua suku bahasa Latin, yakni "haem" yang berarti darah dan "rheo" berarti mengalir. Hampir setiap orang memiliki ambeien atau hemoroid, yang tidak melulu menimbulkan rasa sakit. Biasanya rasa sakit muncul jika ambeien telah membesar menjadi benjolan yang berbentuk kantung atau balon berisi darah segar kadangkala keluar lendir atau mukus. Benjolan sendiri muncul karena sering mengedan. Tekanan feses (tinja) yang menggesek kulit dinding anus mengakibatkan pelebaran permukaan pembuluh di sekitarnya.

Lemahnya dinding pembuluh darah yang terletak tepat di bawah permukaan usus bagian ukung (rektum, dekat anus) bisa menjadi salah satu penyebab ambeien dan menimbulkan rasa sakit. "Ambeien yang muncul sebagai benjolan dapat membesar. Benjolan yang semakin membesar biasanya berisi darah segar membentuk seperti selang. Jika tekanan meningkat dan pengejanan terjadi terus-menerus akan mengakibatkan kantung tersebut pecah. Dan bisa terjadi pendarahan," kata Aru.

Ambeien memang tak semenakutkan penyakit kronis lainnya sepeti kanker atau tumor. Namun, tetap tidak boleh diabaikan saja, apalagi menyepelekannya. Karena, ambeien dengan benjolan yang sudah membesar dapat mengganggu kualitas hidup penderitanya. Keluhan seperti anus terasa panas selepas buang hajat, gatal, dan kulit anus terasa lembap membuat hidup si penderita tidak nyaman.

Selain itu, potensi tumbuhnya benjolan merupakan ancaman. Jika benjolan yang berbentuk kantung atau balon tersebut pecah, pendarahan akan terus terjadi. Akibat pendarahan yang terus-menerus ini akan mengakibatkan penderita terserang anemia (kurang darah). Sedangkan anemia menyebabkan risiko-risiko lain, seperti badan lemah, letih, lesu, dan tidak bertenaga. Bayangkan, bila kondisi ini terjadi pada mereka yang dalam usia produktif. Berapa kerugian yang mesti ditanggung lembaga, perusahaan, atau bahkan aegara bila kualitas sumber daya manusianya terganggu.

Menurut Aru, guna menghindari atau menyembuhkan penyakit ambeien ada beberapa langkah yang perlu dilakukan. Pertama, dengan konsumsi makanan berserat. Makanan berserat dapat memudahkan feses turun dengan lancar sehingga seseorang tak perlu melakukan pengejanan. Namun, jika pendarahan masih terjadi konsumsi makanan berserat sebaiknya dihentikan dulu sampai pendarahan berhenti. Mengangkut barang-barang berat (semisal angkat besi) tidak dianjurkan, kecuali melakukannya dengan teknik yang benar.


Tak Harus Dioperasi

Oleh: Kustiah

UNTUK mengobati ambeien tidak harus selalu dengan cara operasi selama benjolan masih belum terjepit anus atau tidak berdarah masif. Namun, jika ambeien sudah pada kondisi kritis semisal darah terus mengucur, pengobatan bisa dilakukan dengan cara menyuntikkan obat atau terapi aklerosing. Atau dengan cara mengikat kantung dengan karet gelang agar pendarahan berhenti. Tentus saja pengikatan dengan karet ini dilakukan oleh doketr.

Menurut Dr Cahyo Adi Nugroho dalam www.mer-c.org, pengobatan eksternal juga bisa dilakukan dengan cara mengompres dengan cairan hangat dan dimasukkan perlahan-lahan, dapat juga diberi salep anus dan suppositoria (ini sebagai analgetik saja, bukan sebagai pengecil benjolan). Untuk terapi tindakan lainnya bisa dengan cara skleroterapi, yakni menyuntikkan larutan kimia ke jaringan submukosa di bawah hemoroid supaya terjadi jaringan parut, biasanya untuk hemoroid yang besar dan prolaps.

Berdasarkan gejala, hemoroid dapat dibagi dalam empat level. Pertama, ada hemoroid, selaput lendir bengkak, belum ada prolaps (juluran keluar anus). Kedua, muncul prolaps waktu mengedan yang bisa masuk kembali ke dalam anus secara spontan. Ketiga, muncul prolaps dan untuk masuk kembali perlu dibantu tangan. Keempat, prolaps yang tak dapat dimasukkan kembali ke anus. Bila sudah mencapai level tiga dan empat, cara operasi bisa dilakukan.

Menyembuhkan hemoroid perlu pengaturan diet makanan dan cara buang air besar. Diet yang dianjurkan adalah diet cukup serat, sekitar 30 gram per hari, minum yang cukup, dan mengurangi makanan yang berbumbu berlebihan misalnya pedas. Sampai saat ini belum ada penjelasan tegas apakah ambeien merupakan penyakit keturunan. Namun, seringkali penyakit ini ditemukan lebih tinggi pada suatu keluarga dibandingkan keluarga lain.